Ciri Ciri Kemunculan Dajjal di Akhir Zaman


Ciri Fisik dan Kekuatan Dajjal

Di dalam hadist lainnya (HR. Bukhari no.7131), Rasulullah juga menyebut ciri fisik dari Dajjal.
Ia digambarkan memiliki tanda khusus berupa buta mata sebelah, berambut keriting, pandangan mata tanpa cahaya, serta tanda khas di dahinya yang bertuliskan lafal Arab “Kaf” “Fa” “Ro” yang artinya kafir. Tanda ini hanya bisa dilihat mereka yang benar-benar beriman kepada Allah.
Disebutkan pula, Dajjal adalah seorang pemuda yang dianugerahi kekuatan menakjubkan. Ia bahkan bisa menghidupkan manusia setelah membunuhnya dan mampu menurunkan hujan.
Selama kemunculannya, ia akan menjadi tuhan palsu dan menguasai segala penjuru dunia dalam waktu relatif singkat. Dia datang untuk menguji keimanan kaum muslimin. Meski demikian, hanya ada beberapa negeri atau kota yang tidak bisa ia sentuh, yakni Kota Mekkah dan Madinah.
Tatkala fitnah Dajjal turun di penghujung zaman, ia nantinya akan membawa ‘surga’ dan ‘nerakanya’ sendiri. Sesungguhnya surga yang dimaksud adalah nerakanya Allah, dan begitu pula sebaliknya.

Doa Agar Terhindar dari Fitnah Dajjal

Rasulullah sendiri memperingatkan kita sebagai umatnya, agar senantiasa meminta pertolongan kepada Allah untuk menghindari ‘neraka’ Dajjal.
Beliau mengajarkan doa agar terhindar dari fitnah dajjal, yaitu dengan membaca sepuluh ayat pertama surah Al-Kahfi. Selain itu, beliau juga mengajarkan doa yang bisa dibaca sebelum mengucap salam.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang kalian selesai membaca tasyahhud hendaknya ia berlindung kepada Allah dari empat perkara. Beliau membaca:
اَللَّهُمَّ  إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ , وَمِنْ عَذَابِ اَلْقَبْرِ ,  وَمِنْ فِتْنَةِ اَلْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ  اَلْمَسِيحِ اَلدَّجَّالِ
Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid  dajjaal
Ya Allah, sesungguhnya aku  berlindung kepada-Mu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah  kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Masih Dajjal.” (Muttafaq 'alaih)

Kemunculan Imam Mahdi dan Nabi Isa

Pada masa Dajjal berkuasa, dunia akan mengalami kerusakan hebat penuh dengan kekacauan. Kaum muslimin yang lemah imannya akan berbondong-bondong jadi pengikut Dajjal.
Di tengah-tengah kecarut-marutan seperti ini, Allah pun mengutus Imam Mahdi, sosok yang diceritakan akan membawa kedamaian dan menegakkan Islam berada di puncak kejayaan.
Imam Mahdi nantinya akan memimpin seluruh umat muslim selama rentang waktu 7 tahun. Semasa kepemimpinannya, Al Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezaliman, hingga pada akhirnya satu persatu kezaliman itu akan takluk di bawah kekuasaannya.
Sesuai janji Allah, ketika mendekati klimaks perang melawan Dajjal, Nabi Isa pun akan turun ke bumi. Beliau akan turut membantu Imam Mahdi menegakkan kekhalifahan dan juga menghabisi Dajjal.
Rasulullah berkata bahwa Isa bin Maryam akan membunuh Dajjal di Bab Lud (Gerbang Lod). Nabi Isa dikatakan akan membunuh Dajjal dengan menancapkan sebuah tombak. Setelah kematian Dajjal, perlahan bumi kembali dirahmati Allah dan dipimpin seorang khalifah pilihan, Imam Al Mahdi.

0 Komentar